Beginilah Cara Orang Korea Selatan Mengirim Surat Pada Keluarganya Di Korea Utara
Dua Perampok Dapat Anugerah Darwin Awards 2009
Dua perampok bank dinyatakan sebagai pemenang Darwin Awards 2009. Mereka menang setelah meledakkan diri saat mencoba membuka mesin ATM di salah satu bank.
Seperti dilansir ananova.com, Selasa (5/1/2010), kedua perampok tersebut berkewarganegaraan Belgia. Saat merampok, mereka membawa bahan peledak yang digunakan untuk meledakkan ATM. Namun tak cuma menghancurkan mesin ATM, ledakan bahan peledak juga merusak semua gedung bank.
Saat polisi tiba di lokasi, mereka menemukan salah satu dari dua perampok tersebut masih hidup dengan cedera di kepala yang sangat parah. Petugas langsung membawanya ke rumah sakit. Namun tak lama setelah itu, pria tersebut pun akhirnya tewas.
Penyelidik awalnya berasumsi bahwa komplotan perampok tersebut berhasil kabur, tetapi ternyata setelah dilakukan penggalian reruntuhan gedung, mayat pelaku ditemukan.
Wendy Northcutt, pendiri penghargaan tahunan ini, menyatakan kedua perampok tersebut layak mendapatkan Darwin Awards. Penghargaan itu diberikan karena mereka telah melakukan hal yang paling berharga dalam hidupnya yakni memperbaiki gen manusia dengan menyingkirkan diri dari gen tersebut dengan cara meledakkan diri.
Saingan utama kedua perampok ini yang akhirnya mendapatkan posisi runner up adalah Shawn Motero, yang terjebak dalam kemacetan lalu lintas di Florida ketika ia harus menjawab ‘panggilan alam’, buang air besar. Karena kebelet, dia lantas keluar dari mobil dan langsung melompati tembok beton untuk menemukan tempat buang air yang tersembunyi.
Sayangnya, pria berusia 30 tahun itu tidak menyadari bahwa dia berada di sebuah jembatan. Dia pun jatuh 65 kaki dan akhirnya tewas seketika.
Di tempat ketiga yang mendapatkan nominasi Darwin Awards adalah Rosanne Tippett. Dia adalah wanita pertama yang pernah dinominasikan untuk meraih penghargaan ini.
Tippett mendapatkan penghargaan ini lantaran berani menerjang sungai yang sedang banjir meskipun ada peringatan dilarang melintasi sungai itu. Dia berhasil diselamatkan oleh polisi, namun meninggal setelah melompat kembali ke sungai. (detik.com)
Warren Beatty Pernah Tiduri 12 Ribu Perempuan
Aktor lawas Warren Beatty memiliki pengalaman cinta yang luar biasa. Seumur hidupnya, ia tercatat telah meniduri 12 ribu perempuan. Termasuk penyanyi Madonna.
Pria yang mulai harum namanya di era 60-an itu mengungkap kehidupannya dalam sebua biografi. Dalam tulisan itu terungkap bahwa di masa kejayaannya, Warren telah meniduri 12 ribu perempuan lebih, termasuk Madonna, Jane Fonda, Diane Keaton, Joan Collins, Julie Christie dan mantan istrinya, Annette Bening.
“12.775 tercatat pernah tidur dengannya, dan itu tak termasuk hubungan singkat, ciuman dan sebagainya,” demikian ujar Peter Biskind, penulis biografi sang aktor yang diberitakan Aceshowbiz, Senin (4/1/2010).
Di masa kejayaannya, bintang ‘Bonnie and Clyde’ itu memang mempesona. Ia bahkan disebut-sebut sebagai pria dengan kemampuan seks yang luar biasa.
Saat menggarap film Dick Tracy di tahun 1990, Warren pernah bermain api dengan Madonna. Hal tersebut membuat sahabatnya Joan Collins naik pitam. Namun bukan Warren namanya jika pantang menyerah. Ia tetap saja menjalankan cinta terlarangnya dengan ‘Queen of Pop’ itu.
Foto Telanjang Robert Pattinson dan Kristen Stewart (Bintang Twilight) Tersebar di Internet
Sandi Wedhus…Bocah 4 Tahun Yang Suka Rokok dan Miras
Melihat pipinya yang tembem dan badannya yang gendut seperti pesinetron dan bintang iklan berusia bawah lima tahun (balita), Baim, tentu bisa menggemaskan banyak orang. Pipi tembem dan tubuh gendut ini juga dianugerahkan Sang Khalik kepada balita Sandi Adi Susanto yang kini tinggal di Jl Nusakambangan 19C, Kota Malang.
Apabila balita ini diam dan tertidur, orang yang melihat dapat dipastikan juga akan merasa gemas dengan bocah ini. Apalagi, omongannya begitu tegas dan blak-blakan apa adanya.
Namun, ternyata bocah yang lahir pada 18 Februari 2006 ini berbeda dengan balita pada umumnya. Kalau balita lain kebanyakan senang mengisap jempol tangan dan oleh orangtua dijauhkan dari hal yang dapat menyebabkan sakit, justru Sandi sangat senang mengisap rokok. Malahan Sandi juga sering diajak sejumlah pemuda untuk menenggak minuman keras (miras).
Di usianya yang belum genap 4 tahun, Sandi juga lihai mengomongkan hal-hal berbau seks maupun pornografi yang merupakan konsumsi bahan pembicaraan orang dewasa. Sandi juga ‘fasih’ mengucapkan kata-kata kotor. Seperti layaknya orang dewasa, Sandi tidak cadel.
Semula Surya tak menyangka balita ini mempunyai perilaku seperti ini. Ketika duduk di atas jok sepeda motor sambil dipegangi seorang juru parkir (jukir) di depan Gedung Gajayana Jl Nusakambangan, Selasa (29/12), Sandi tampak seperti kebanyakan balita lain yaitu bocah kecil yang menggemaskan. Setelah mendapat informasi bahwa balita itu merupakan perokok berat dan sering diajak menenggak miras, barulah Surya menyapanya.
Ditanya siapa namanya, balita itu dengan tegas menjawab Sandi Macan. Namun, beberapa saat kemudian dia mengubah namanya menjadi Sandi Wedhus. Sandi mengaku berusia tiga tahun. Sandi juga menceritakan sejumlah merek rokok yang disukai. ”Rokok ini enak sekali,” kata Sandi sambil mengisap dalam-dalam asap rokok merek tertentu.
Balita ini juga mengaku biasa diajak menenggak minuman beralkohol bersama teman-temannya yang sudah dewasa. Namun, menenggak miras ini tak diketahui langsung orangtuanya yaitu pasangan suami istri (pasutri) Mulud Riadi, 47, dan Mujiati, 41. Sandi adalah anak keempat mereka. Meski begitu, Sandi sering bercerita kepada orangtuanya kalau dia sering diajak menenggak miras dan mengeluh dadanya sesak dan kepalanya pusing.
Sandi selama ini memang tak pernah bermain dengan bocah-bocah sebayanya. Dia lebih memilih bermain dengan orang dewasa. Informasinya, pernah Sandi diajak bermain panjat pohon dengan bocah sebayanya. Begitu teman-temannya berada di atas pohon, Sandi menegurnya dengan kata-kata kotor. Tentu saja teman-temannya ketakutan.
Sejumlah jukir yang siang itu berada di depan Gedung Gajayana membenarkan jika Sandi perokok berat. Namun soal berapa batang atau berapa bungkus yang dihabiskan tidak ada satupun yang bisa memastikan, alias tidak bisa menghitung. Bagaimana tidak, tiap kali ada orang di dekatnya membawa rokok, Sandi selalu minta sebatang dan langsung disedot.
Meski perilaku dan omongan Sandi seperti itu, para jukir sangat menyayangi dan selalu menjaga. Bahkan, para jukir itu rela memandikan dan menceboki apabila Sandi buang air besar.
Tampaknya, hidup Sandi lebih banyak dihabiskan dengan teman-temannya di pinggir jalan ketimbang di pelukan kedua orangtuanya. Sang ayah, Mulud Riadi sibuk mencari uang untuk mempertahankan kepulan asap dapur sebagai tukang bangunan dari pagi hingga petang. Sedangkan Mujiati menghabiskan waktu di rumah orang lain yang harus dijaganya dari pukul 08.00 WIB hingga malam. Paling cepat pukul 22.00, Sandi kembali ke pelukan mereka.
Seorang pedagang rokok yang kiosnya berada di depan Gedung Gajayana, Ny Rebo, mengungkapkan, Sandi memang suka merokok. Selama ini dia tak pernah membeli dengan uangnya sendiri. Biasanya Sandi dibelikan rokok oleh teman-temannya yang telah dewasa.
Belum Diperiksakan
Pasutri Mulud Riadi dan Mujiati ketika dihubungi Surya secara terpisah mengatakan, anaknya Sandi mulai suka merokok ketika baru dapat berjalan yaitu sekitar usia 1,5 tahun saat mereka masih tinggal di kawasan Kepuh, Kecamatan Sukun, Kota Malang . Ketika itu, pagi hari setelah bangun tidur Sandi meminta dibuatkan segelas kopi dan minta sebatang rokok.
”Permintaan itu saya penuhi karena jauh hari sebelumnya ada pesan dari orangtua laki-laki saya apabila Sandi minta segelas kopi dan sebatang rokok agar dipenuhi,” kata Mujiati.
Sejak saat itu Sandi jadi suka merokok. Bahkan, kata Mujiati, sejumlah tetangganya pernah ngrasani, anak sekecil itu kok setiap hari diberi rokok. ”Padahal, kami tidak pernah memberinya rokok tiap hari. Sandi mendapat rokok justru dari orang-orang yang mengenalnya,” urai Mujiati.
Sebenarnya Sandi sempat berhenti merokok selama sebulan. Namun, menjelang malam Jumat Legi, Mujiati mengaku bermimpi bertemu dengan ibunya, Sumarni, yang sudah meninggal. Dalam mimpi itu, almarhumah Sumarni minta segelas kopi dan sebatang rokok. ”Sejak mimpi itu, Sandi kambuh merokok sampai sekarang,” paparnya.
Soal Sandi menenggak miras, Mujiati mengaku tak pernah memergoki langsung. Namun, Sandi sering bercerita kalau dia diajak menenggak minuman jenis anggur merah. Habis minum anggur merah itu, Sandi mengeluh dadanya sesak dan kepala pusing. ”Ini yang saya khawatirkan,” papar perempuan yang tampak lebih tua dari usianya itu.
Melihat perilaku anaknya itu, Mujiati mengaku belum pernah memeriksakan ke psikolog. Mujiati maupun sejumlah warga menganggap apa yang menimpa Sandi itu bukan kelainan, tetapi akibat ‘ditempeli’ neneknya yang sudah meninggal.
Wali Kota Malang, Drs Peni Suparto MAP, yang Selasa (29/12) ada acara di Gedung Gajayana ketika diberitahu kondisi Sandi tampak heran. Peni melihat apa yang menimpa Sandi itu merupakan suatu kelainan akibat pengaruh lingkungan. Karena itu, Sandi harus segera diperiksakan dan dibina yang benar.
Gus Dur 1940-2009
Kyai Haji Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah.
Guru bangsa, reformis, cendekiawan, pemikir, dan pemimpin politik ini menggantikan BJ Habibie sebagai Presiden RI setelah dipilih MPR hasil Pemilu 1999. Dia menjabat Presiden RI dari 20 Oktober 1999 hingga Sidang Istimewa MPR 2001.
Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil atau “Sang Penakluk”, dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. “Gus” adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada anak kiai.
Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara, dari keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas muslim Jawa Timur. Kakek dari ayahnya, KH. Hasyim Asyari, adalah pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, KH Bisri Syansuri, adalah pengajar pesantren.
Ayah Gus Dur, KH Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama pada 1949. Ibunya, Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang.
Setelah deklarasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, Gus Dur kembali ke Jombang dan tetap berada di sana selama perang kemerdekaan Indonesia melawan Belanda.
Akhir 1949, dia pindah ke Jakarta setelah ayahnya ditunjuk sebagai Menteri Agama. Dia belajar di Jakarta, masuk ke SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari.
Gus Dur juga diajarkan membaca buku non Islam, majalah, dan koran oleh ayahnya untuk memperluas pengetahuannya. Pada April 1953, ayahnya meninggal dunia akibat kecelakaan mobil.
Pendidikannya berlanjut pada 1954 di Sekolah Menengah Pertama dan tidak naik kelas, tetapi bukan karena persoalan intelektual. Ibunya lalu mengirimnya ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan.
Pada 1957, setelah lulus SMP, dia pindah ke Magelang untuk belajar di Pesantren Tegalrejo. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat, menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun).
Pada 1959, Gus Dur pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang dan mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai guru dan kepala madrasah. Gus Dur juga menjadi wartawan Horizon dan Majalah Budaya Jaya.
Pada 1963, Wahid menerima beasiswa dari Departemen Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, namun tidak menyelesaikannya karena kekritisan pikirannya.
Gus Dur lalu belajar di Universitas Baghdad. Meskipun awalnya lalai, Gus Dur bisa menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970.
Dia pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya, guna belajar di Universitas Leiden, tetapi kecewa karena pendidikannya di Baghdad kurang diakui di sini. Gus Dur lalu pergi ke Jerman dan Prancis sebelum kembali ke Indonesia pada 1971.
Gus Dur kembali ke Jakarta dan bergabung dengan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat.
LP3ES mendirikan majalah Prisma di mana Gus Dur menjadi salah satu kontributor utamanya dan sering berkeliling pesantren dan madrasah di seluruh Jawa.
Saat inilah dia memprihatinkan kondisi pesantren karena nilai-nilai tradisional pesantren semakin luntur akibat perubahan dan kemiskinan pesantren yang ia lihat.
Dia kemudian batal belajar luar negeri dan lebih memilih mengembangkan pesantren.
Abdurrahman Wahid meneruskan karirnya sebagai jurnalis, menulis untuk Tempo dan Kompas. Artikelnya diterima baik dan mulai mengembangkan reputasi sebagai komentator sosial.
Dengan popularitas itu, ia mendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar, sehingga dia harus pulang-pergi Jakarta dan Jombang.
Pada 1974, Gus Dur mendapat pekerjaan tambahan di Jombang sebagai guru di Pesantren Tambakberas. Satu tahun kemudian, Gus Dur menambah pekerjaannya dengan menjadi Guru Kitab Al Hikam.
Pada 1977, dia bergabung di Universitas Hasyim Asyari sebagai dekan Fakultas Praktik dan Kepercayaan Islam, dengan mengajar subyek tambahan seperti pedagogi, syariat Islam dan misiologi.
Ia lalu diminta berperan aktif menjalankan NU dan ditolaknya. Namun, Gus Dur akhirnya menerima setelah kakeknya, Bisri Syansuri, membujuknya. Karena mengambil pekerjaan ini, Gus Dur juga memilih pindah dari Jombang ke Jakarta.
Abdurrahman Wahid mendapat pengalaman politik pertamanya pada pemilihan umum legislatif 1982, saat berkampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP), gabungan empat partai Islam termasuk NU.
Reformasi NU
NU membentuk Tim Tujuh (termasuk Gus Dur) untuk mengerjakan isu reformasi dan membantu menghidupkan kembali NU.
Pada 2 Mei 1982, para pejabat tinggi NU bertemu dengan Ketua NU Idham Chalid dan memintanya mengundurkan diri. Namun, pada 6 Mei 1982, Gus Dur menyebut pilihan Idham untuk mundur tidak konstitusionil. Gus Dur mengimbau Idham tidak mundur.
Pada 1983, Soeharto dipilih kembali sebagai presiden untuk masa jabatan keempat oleh MPR dan mulai mengambil langkah menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara.
Dari Juni 1983 hingga Oktober 1983, Gus Dur menjadi bagian dari kelompok yang ditugaskan untuk menyiapkan respon NU terhadap isu ini.
Gus Dur lalu menyimpulkan NU harus menerima Pancasila sebagai Ideologi Negara. Untuk lebih menghidupkan kembali NU, dia mengundurkan diri dari PPP dan partai politik agar NU fokus pada masalah sosial.
Pada Musyawarah Nasional NU 1984, Gus Dur dinominasikan sebagai ketua PBNU dan dia menerimanya dengan syarat mendapat wewenang penuh untuk memilih pengurus yang akan bekerja di bawahnya.
Terpilihnya Gus Dur dilihat positif oleh Suharto. Penerimaan Wahid terhadap Pancasila bersamaan dengan citra moderatnya menjadikannya disukai pemerintah.
Pada 1987, dia mempertahankan dukungan kepada rezim tersebut dengan mengkritik PPP dalam pemilihan umum legislatif 1987 dan memperkuat Partai Golkar.
Ia menjadi anggota MPR dari Golkar. Meskipun disukai rezim, Gus Dur acap mengkritik pemerintah, diantaranya proyek Waduk Kedung Ombo yang didanai Bank Dunia.
Ini merenggangkan hubungannya dengan pemerintah dan Suharto.
Selama masa jabatan pertamanya, Gus Dur fokus mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga menandingi sekolah sekular.
Gus Dur terpilih kembali untuk masa jabatan kedua Ketua PBNU pada Musyawarah Nasional 1989. Saat itu, Soeharto, yang terlibat dalam pertempuran politik dengan ABRI, berusaha menarik simpati Muslim.
Pada Desember 1990, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dibentuk untuk menarik hati intelektual muslim di bawah dukungan Soeharto dan diketuai BJ Habibie.
Pada 1991, beberapa anggota ICMI meminta Gus Dur bergabung, tapi ditolaknya karena dianggap sektarian dan hanya membuat Soeharto kian kuat.
Bahkan pada 1991, Gus Dur melawan ICMI dengan membentuk Forum Demokrasi, organisasi terdiri dari 45 intelektual dari berbagai komunitas religius dan sosial.
Pada Maret 1992, Gus Dur berencana mengadakan Musyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan merencanakan acara itu dihadiri paling sedikit satu juta anggota NU.
Soeharto menghalangi acara tersebut dengan memerintahkan polisi mengusir bus berisi anggota NU begitu tiba di Jakarta.
Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwa NU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka, adil dan toleran.
Menjelang Musyawarah Nasional 1994, Gus Dur menominasikan diri untuk masa jabatan ketiga. Kali ini Soeharto menentangnya. Para pendukung Soeharto, seperti Habibie dan Harmoko, berkampanye melawan terpilihnya kembali Gus Dur.
Ketika musyawarah nasional diadakan, tempat pemilihan dijaga ketat ABRI, selain usaha menyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. Namun, Gus Dur tetap terpilih sebagai ketua NU priode berikutnya.
Selama masa ini, Gus Dur memulai aliansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Megawati yang popularitasnya tinggi berencana tetap menekan Soeharto.
Gus Dur menasehati Megawati untuk berhati-hati, tapi Megawati mengacuhkannya sampai dia harus membayar mahal ketika pada Juli 1996 markasnya diambilalih pendukung Ketua PDI dukungan pemerintah, Soerjadi.
Pada November 1996, Gus Dur dan Soeharto bertemu pertama kalinya sejak pemilihan kembali Gus Dur sebagai ketua NU.
Desember tahun itu juga dia bertemu dengan Amien Rais, anggota ICMI yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah.
Juli 1997 merupakan awal krisis moneter dimana Soeharto mulai kehilangan kendali atas situasi itu. Gus Dur didorong melakukan gerakan reformasi dengan Megawati dan Amien, namun terkena stroke pada Januari 1998.
Pada 19 Mei 1998, Gus Dur, bersama delapan pemimpin komunitas Muslim, dipanggil Soeharto yang memberikan konsep Komite Reformasi usulannya. Gus Dur dan delapan orang itu menolak bergabung dengan Komite Reformasi.
Amien, yang merupakan oposisi Soeharto paling kritis saat itu, tidak menyukai pandangan moderat Gus Dur terhadap Soeharto. Namun, Soeharto kemudian mundur pada 21 Mei 1998. Wakil Presiden Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto.
Salah satu dampak jatuhnya Soeharto adalah lahirnya partai politik baru, dan pada Juni 1998, komunitas NU meminta Gus Dur membentuk partai politik baru.
Baru pada Juli 1998 Gus Dur menanggapi ide itu karena mendirikan partai politik adalah satu-satunya cara untuk melawan Golkar dalam pemilihan umum. Partai itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Pada 7 Februari 1999, PKB resmi menyatakan Gus Dur sebagai kandidat presidennya.
Pemilu April 1999, PKB memenangkan 12% suara dengan PDIP memenangkan 33% suara. Pada 20 Oktober 1999, MPR kembali mulai memilih presiden baru. Abdurrahman Wahid terpilih sebagai Presiden Indonesia ke-4 dengan 373 suara, sedangkan Megawati hanya 313 suara.
Semasa pemerintahannya, Gus Dur membubarkan Departemen Penerangan dan Departemen Sosial serta menjadi pemimpin pertama yang memberikan Aceh referendum untuk menentukan otonomi dan bukan kemerdekaan seperti di Timor Timur.
Pada 30 Desember 1999, Gus Dur mengunjungi Jayapura dan berhasil meyakinkan pemimpin-pemimpin Papua bahwa ia mendorong penggunaan nama Papua.
Pada Maret 2000, pemerintahan Gus Dur mulai bernegosiasi dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Dua bulan kemudian, pemerintah menandatangani nota kesepahaman dengan GAM.
Gus Dur juga mengusulkan agar TAP MPRS No. XXIX/MPR/1966 yang melarang Marxisme-Leninisme dicabut.
Ia juga berusaha membuka hubungan diplomatik dengan Israel, sementara dia juga menjadi tokoh pertama yang mereformasi militer dan mengeluarkan militer dari ruang sosial-politik.
Muncul dua skandal pada tahun 2000, yaitu skandal Buloggate dan Bruneigate, yang kemudian menjatuhkannya.
Pada Januari 2001, Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari libur opsional. Tindakan ini diikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa.
Pada 23 Juli 2001, MPR secara resmi memakzulkan Gus Dur dan menggantikannya dengan Megawati Soekarnoputri.
Pada Pemilu April 2004, PKB memperoleh 10.6% suara dan memilih Wahid sebagai calon presiden. Namun, Gus Dur gagal melewati pemeriksaan medis dan KPU menolak memasukannya sebagai kandidat.
Gus Dur lalu mendukung Solahuddin yang merupakan pasangan Wiranto. Pada 5 Juli 2004, Wiranto dan Solahuddin kalah dalam pemilu. Di Pilpres putaran dua antara pasangan Yudhoyono-Kalla dengan Megawati-Muzadi, Gus Dur golput.
Agustus 2005, Gus Dur, dalam Koalisi Nusantara Bangkit Bersatu bersama Try Sutrisno, Wiranto, Akbar Tanjung dan Megawati mengkritik kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, terutama dalam soal pencabutan subsidi BBM.
Kehidupan pribadi
Gus Dur menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat orang anak: Alissa Qotrunnada, Zanubba Ariffah Chafsoh (Yenny), Anita Hayatunnufus, dan Inayah Wulandari.
Yenny aktif berpolitik di PKB dan saat ini adalah Direktur The Wahid Institute.
Gus Dur wafat, hari Rabu, 30 Desember 2009, di Rumah Sakit Cipto Mangunkosumo, Jakarta, pukul 18.45 akibat berbagai komplikasi penyakit, diantarnya jantung dan gangguan ginjal yang dideritanya sejak lama.
Sebelum wafat dia harus menjalani cuci darah rutin. Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakarta ia sempat dirawat di Surabaya usai mengadakan perjalanan di Jawa Timur.
Penghargaan
Pada 1993, Gus Dur menerima Ramon Magsaysay Award, penghargaan cukup prestisius untuk kategori kepemimpinan sosial.
Dia ditahbiskan sebagai “Bapak Tionghoa” oleh beberapa tokoh Tionghoa Semarang di Kelenteng Tay Kak Sie, Gang Lombok, pada 10 Maret 2004.
Pada 11 Agustus 2006, Gadis Arivia dan Gus Dur mendapatkan Tasrif Award-AJI sebagai Pejuang Kebebasan Pers 2006. Gus Dur dan Gadis dinilai memiliki semangat, visi, dan komitmen dalam memperjuangkan kebebasan berekpresi, persamaan hak, semangat keberagaman, dan demokrasi di Indonesia.
Ia mendapat penghargaan dari Simon Wiethemthal Center, sebuah yayasan yang bergerak di bidang penegakan HAM karena dianggap sebagai salah satu tokoh yang peduli persoalan HAM.
Gus Dur memperoleh penghargaan dari Mebal Valor yang berkantor di Los Angeles karena Wahid dinilai memiliki keberanian membela kaum minoritas.
Dia juga memperoleh penghargaan dari Universitas Temple dan namanya diabadikan sebagai nama kelompok studi Abdurrahman Wahid Chair of Islamic Study.
Gus Dur memperoleh banyak gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dari berbagai lebaga pendidikan, yaitu:
- Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Netanya University, Israel (2003)
- Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Konkuk University, Seoul, Korea Selatan (2003)
- Doktor Kehormatan dari Sun Moon University, Seoul, Korea Selatan (2003)
- Doktor Kehormatan dari Soka Gakkai University, Tokyo, Jepang (2002)
- Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Thammasat University, Bangkok, Thailand (2000)
- Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology, Bangkok, Thailand (2000)
- Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik, Ilmu Ekonomi dan Manajemen, dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Sorborne University, Paris, Perancis (2000)
- Doktor Kehormatan dari Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand (2000)
- Doktor Kehormatan dari Twente University, Belanda (2000)
- Doktor Kehormatan dari Jawaharlal Nehru University, India (2000)
Must Read! Heboh 10 Ramalan Besar 2010
“Newsweek” Amerika melakukan prediksi terhadap 10 kejadian besar di dunia pada 2010, mereka membuat prediksi terhadap situasi serta waktu dan hal-hal yang signifikan yang dikhawatir orang, di antaranya yang yang paling dikhawatirkan orang-orang adalah arah pergerakan ekonomi China.
“Newsweek” meramalkan perekonomian China akan runtuh. Proyeksi lain meliputi: AS akan memenangkan peperangan melawan Afghanistan, akan ada kudeta lain di Pakistan, kudeta di Venezuela, Brasil menjadi China baru, Partai Konservatif Inggris memenangkan pemilu, Eropa akan menghadapi krisis keuangan baru, Castro meninggal dan hubungan AS-Kuba menjadi meningkat.
Berikut ini adalah rincian ramalan “Newsweek”:
1. Kemenangan militer AS atas peperangan di Afghanistan
Ketika Presiden Bush mengirim lebih banyak pasukan ke Irak pada tahun 2007, sangat sedikit orang yang menyatakan optimis terhadap strategi ini. Saat itu di Baghdad saja, sehari dapat ditemukan 40-50 mayat, pada dasarnya Irak berada dalam keadaan perang saudara. Tapi secara perlahan dan yang mengejutkan jumlah korban sipil mulai menurun. Bahkan, pada musim gugur 2007, jumlah serangan nasional mencapai titik terendah dalam tiga tahun. Ada beberapa faktor penyebab kesuksesan gelombang ini, tetapi masalah yang paling penting adalah militer AS mengalihkan fokusnya ke perlindungan masyarakat sipil.
Sejak awal tahun Amerika Serikat mengirim lebih banyak pasukan ke Afghanistan, pandangan para ahli tentang masa depan Afghanistan adalah seperti pandangan mereka di Irak pada 2007, begitu pesimis. Tapi penambahan pasukan akan mengubah situasi di Afghanistan, ada tanda-tanda bahwa Komandan tertinggi militer AS di Afghanistan, Jenderal Stanley McChrystal telah memetik pengalaman dan pelajaran sejak tentara Amerika Serikat berada di Irak. Dia telah aktif menyelidiki pengeboman NATO pada bulan September yang membunuh warga sipil. Dengan kata lain, Jenderal Stanley McChrystal secara serius akan melakukan perlindungan terhadap warga sipil.
Ketika pasukan AS memasuki wilayah kota dan menunjukkan komitmen mereka terhadap keselamatan, ia akan mendapatkan informasi yang lebih banyak dan lebih baik dari penduduk sipil. jaringan logistik dan rahasia tempat persembunyian organisasi Teroris Taliban akan terungkap, ini membuka jalan bagi suatu serangan yang menentukan. Meskipun banyak perbedaan pada tahun 2010 di Afghanistan dan 2007 di Irak, tetapi strategi AS yang bekerja secara baik di Irak juga layak dilakukan di Afghanistan.
2. Perekonomian China akan runtuh
Di pasar ada persepsi bahwa China adalah pemenang krisis keuangan global. (Menurut data yang dikeluarkan oleh Pemerintah China) perekonomi China tumbuh 8%, arus kas kebanjiran — karena terjadi peningkatan pinjaman baru dari sektor perbankan selama setahun sebesar 1 trillion dolar AS, orang-orang China bahkan tidak merasakan pengetatan kredit. Namun semua kredit bunga rendah telah mendongkrak naiknya saham dan pasar real estat, ini menyebabkan banyak investor merasa khawatir itu adalah gelembung ekonomi. Bahkan, beberapa hedge fund melihat merosotnya investasi di Cina, bahkan para pejabat China juga memperingatkan di dalam pasar ada sebagian pinjaman baru dan investasi yang berupa uang panas.
Meskipun demikian, Beijing masih terus meningkatkan kapasitas produksi besi dan baja, semen dan produk kimia yang kapasitas produksinya sudah berkelebihan, dalam rangka untuk mendukung proyek-proyek konstruksi dan manufaktur masyarakat pemerintah skala besar. Teknologi “ramah lingkungan” hijau menjadi gaya terkini (dalam paket stimulus 6oo milyar yang didedikasikan, teknologi “ramah lingkungan” mencapai sepertiga), akan tetapi laporan terbaru dari European Union Chamber of Commerce memperingatkan bahwa jumlah tenaga angin produksi China jauh lebih banyak dari jumlah permintaan siapapun. Hasilnya adalah saham China dan gelembung real estate akan pecah, menyebabkan ketidakstabilan global dalam timbulnya deflasi. Jika krisis ini dan sebuah krisis perbankan lainnya perang perdagangan atau pertumbuhan yang lambat di China muncul secara bersamaan, seluruh dunia dapat mendengar suara dari pecahnya gelembung.
3. Akan ada kudeta lain di Pakistan
Ketika perhatian dunia ditujukan kepada Presiden Afghanistan Hamid Karzai, yang mengira bahwa dia adalah presiden yang lemah dan tidak legal. Tapi yang mengejutkan adalah bahwa terhadap Pakistan yang mengontrol senjata nuklir, orang-orang sangat sedikit menaruh perhatian kepada salah satu presiden Asif Ali Zardari atas meningkatnya kegagalan pemerintah. Karena suami Banner Ji Bhutto pembunuh mantan calon presidenlah maka dia baru dapat berkuasa pada 2008, tapi dia sangat tidak populer, sulit dibayangkan pada akhir 2010 dia masih jadi presiden.
Hampir tidak ada dukungan yang universal terhadapnya: sebuah survei pada bulan Oktober tahun ini mengatakan, hanya hampir 20% dari orang Pakistan yang memuji pekerjaan yang dilakukannya. Namun, masalah yang lebih mendalam adalah bahwa ia tidak mampu mengendalikan pemerintah. Para ahli mengatakan, termasuk Departemen Luar Negeri, Kantor Perdana Menteri dan militer yang kuat menentang kepemimpinannya. Pejabat mantan CIA Amerika mengatakan bahwa meskipun kudeta tidak pasti kapan akan terjadi, tapi dalam sejarah Pakistan telah terjadi beberapa kali kudeta. Ketika Militer Pakistan tidak lagi tunduk kepada keinginan Washington, kudeta akan menyebabkan perang AS di Afghanistan memunculkan mitra yang kedua bermasalah.
4. Chavez akan menghadapi lagi kudeta
Sampai dasawarsa baru-baru ini, peningkatan dalam guncangan perekonomian dunia dan peningkatan permintaan minyak mentah akan memberikan kesempatan bagi diktator Venezuela Hugo Chavez. Tetapi resesi ekonomi juga membuat kasusnya sangat sulit, dan pengejarannya dalam pengubahan Amerika Latin menjadi “sosialisme abad ke-21″ dalam masa sekarang telah runtuh. pengeluaran pemerintah yang mengambang dan membusuk yang disebabkan oleh pembekuan janji telah menyebabkan inflasi; pada tahun 2009 harga barang naik sebesar 30%, pada tahun 2010 akan meningkat lebih tinggi lagi, sementara pukulannya yang paling besar adalah akibat inflasi kelas pekerja dan kaum miskin, orang-orang ini adalah pendukung utama Chavez; Di samping itu, ia masih memotong investasi jalanan publik dan fasilitas listrik.
Pemadaman listrik bergilir di seluruh negeri, peningkatan yang substansial dari utang pemerintah dan perang dingin dengan mitra dagang terbesar kedua Kolombia semakin buruk, masalah-masalah ini akan membuat kelumpuhan ekonomi, dan akan membatasi produksi pabrik dan supermarket akan menjadi kosong. Susu segar, daging sapi dan kipas angin akan menjadi barang mewah. Dia mulai menyerang “mandi setiap hari” adalah ” hobi kelas menengah” .
Meskipun harga minyak naik kembali, ketika negara lain melompat keluar dari lumpur depresi, produk nasional bruto Venezuela dalam tahun kedua masih jatuh, pada tahun 2010 turun 2%. Kemiskinan meningkatkan putus asa dan kejahatan, Persentase pembunuhan di Caracas ibu kota meningkat, itu sudah menjadi kota yang paling kejam di Belahan Barat. Semua peningkatan ini kemungkinan akan memuat intervensi militer menyingkirkan Chavez untuk memulihkan ketertiban.
5. Balasan rasisme Eropa
Pada tahun 2009, orang Swiss melakukan voting untuk melarang menara-menara masjid, survei orang Perancis tentang larangan terhadap muslim wanita yang memakai jilbab yang menutupi seluruh tubuh dan wajah dan berbagai tindakan extrem Eropa lainnya. pada bulan Maret tahun depan Perancis akan mengadakan pemilihan nasional yang krusial. Dalam rangka untuk memperoleh hak suara dari kelopok extrem kanan, Presiden Perancis Nicolas Sarkozy juga telah mengubah komitmen kampanye awal akan meningkatkan kehidupan imigran berpenghasilan rendah. Hal ini dapat menyebabkan serangan balasan para pemilih ini.
6. Iran akan menghadapi sanksi internasional
Pengunjukrasa masih kadang-kadang di jalan mengutuk Presiden Iran yang terpilih dalam pemungutan suara, tetapi kritik tampaknya hanya memperkuat tekad kepemimpinan Iran tersebut. Perluasan kekuasaan Pengawal Revolusi dalam ekonomi dan politik, memenjarakan aktivis yang tidak puas, dengan harga yang sangat rendah mengambil perusahaan milik negara. Ketika PBB menemukan fasilitas nuklir rahasia lainnya di Iran, harus mempertimbangkan pengenaan sanksi terhadap Iran, ketika itu China termasuk India menolak untuk kompromi dan tidak ada alasan apapun.
Terhadap suatu negara yang mengandalkan barang impor minyak 40% serta makanan dan industri manufaktur, sanksi mungkin akan menghancurkannya. Kesulitan ekonomi terutama terjadi pada orang miskin dan kelas menengah, ia tidak akan mempengaruhi kerusakan pada tujuan awalnya.
7. Brasil akan menjadi China baru
Sudah dipastikan, Brasil telah banyak menerima publisitas dari investor internasional dari segi ekonom pembangunan dan Komite Olimpiade Internasional, Komite Olimpiade memilih Rio de Janeiro untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2016. Namun, ketika 2010 tiba, jurang pemisah antara Brasil dan wilayah lain dari BRICs semakin membesar.
Kecenderungan otoriter yang menakutkan dari Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin menjadi lebih jelas, itu akan menakut-nakuti uang asing. India tetap sebagai negara dengan pertumbuhan yang kuat, tetapi ia berada di lokasi yang tidak stabil. Walaupun China masih disambut keuangan internasional, tetapi gelembung real estat atau aset, kerusuhan rasial, bencana lingkungan sedang menunggu China.
Namun, saat ini situasi di Brasil adalah positif. Pada tahun 2010 perekonomian akan tumbuh sebesar 8%, diikuti selama 30 tahun ini dalam sejarah bumi Belahan Barat ditemukannya ladang minyak terbesar di lepas pantai baru, akan menciptakan kesempatan kerja bagi warga Brasil dan menarik kekayaan untuk pemerintah. Karena pertandingan 2016, proyek-proyek infrastruktur baru dalam proses pembangunan .
8. Partai Konservatif Inggris nyaris memenangkan pemilihan
Jejak dukungan partai konservatif terhadap partai buruh telah menurun, pada pemilihan anggota parlemen di tahun depan. Mereka mungkin tidak mendapat kemenangan mutlak. Partai Konservatif akan dipaksa untuk bekerja sama dengan Demokrat Liberal, karena dasarnya tidak stabil, akan sulit untuk mengadopsi langkah-langkah reformasi yang diperlukan untuk mengoreksi utang nasional Inggris yang tumbuh pesat.
Kepercayaan internasional terhadap perekonomian Kerajaan Inggris telah melemah, telah kehilangan atas rating kredit “AAA”, dan devaluasi pound sterling membuat investor menderita shock. Ekonomi telah tertinggal di belakang pesaing utamanya Eropa, dan kembali ke dalam keadaan selama Depresi Besar.
9. Eropa akan menghadapi krisis keuangan baru
Setelah krisis perbankan pada tahun 2008 dan resesi ekonomi pada 2009, pada tahun 2010 kita dapat melihat gejolak ekonomi global fase berikutnya yaitu: krisis keuangan pemerintah. Yang paling bermasalah adalah di Eropa. Spanyol, Irlandia dan utang pemerintah Inggris telah meningkat melebihi 12% dari GDP , sebelum tahun 2014 utang pemerintah Uni Eropa akan melebihi 100%.
Karena keprihatinan atas kemampuan pemerintah untuk membayar kembali utang yang besar, pasar Yunani pada bulan Desember 2009 sudah bangkrut. Karena sebagian besar negara-negara Uni Eropa sekarang menggunakan Euro sebagai mata uang bersama, mereka tidak bisa lagi menopang utang dengan mencetak uang, atau melalui devaluasi mata uangnya membuat ekspor mereka lebih kompetitif, sehingga akan memungkinkan mereka untuk tumbuh sendiri dari depresi.
Sementara di Spanyol, walaupun menghadapi tingkat pengangguran yang lebih dari 20%, juga hanya bisa menaikkan pajak; di Irlandia, meskipun pukulan terhadap pengeluaran konsumen, gaji pegawai negeri hanya bisa turun sebesar 5% sampai 20%, semua ini akan mengakibatkan penundaan pemulihan ekonomi.
Dalam keadaan terburuk, negara yang goyah demi menutupi utangnya, mungkin akan menghadapi suku bunga tinggi, dan pada akhirnya tidak akan bisa melakukan kewajiban mereka. Inilah peristiwa yang belum pernah terjadi pada negara Eropa yang telah berkembang sejak tahun 1948.
10. Kematian Castro membuat hubungan Kuba AS meningkat
Castro telah sakit selama bertahun-tahun, dan pada 2010 kelihatannya adalah tahun terakhir dia berada di dunia. Kuba yang dikendalikannya akan diserahkan ke adiknya Raul.
Raul telah mulai memerintah di negerinya. Transfer kekuasaan politik akan berjalan damai, meskipun banyak orang tidak puas dengan pemerintahan totaliter Castro, tetapi tidak sepenuhnya menolak sosialisme.
Kuba tidak bisa berubah dalam semalam, namun Raul dapat meningkatkan hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat, menghilangkan retorika anti pemerintah Amerika. Pemerintah Obama dari lembaga negara, pertahanan, keamanan tanah air akan mengirim delegasi Sekretaris pembantu Departemen Perdagangan mengunjungi Kuba.
Mungkin kedua belah pihak akan menormalisasikan hubungannya sebelum tahun 2013.
Yang Begini Nih Yang Mau Jadi Wakil Bupati Sukabumi (with hot pic)
Bintang film sekaligus artis sinetron Ayu Azhari, dipastikan maju dalam pemilihan umum Kepala Daerah Kabupaten Sukabumi yang akan digelar Mei 2010 mendatang.
Informasi yang dihimpun, artis cantik ini akan maju melalui partai politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Posisinya sebagai bakal calon Wakil Bupati Sukabumi.
Rencananya, Ayu akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Bupati, Kamis 24 Desember di kantor DPC PDIP Kabupaten Sukabumi.
Ayu sendiri selama ini dikenal sebagai artis yang kontroversial di beberapa filmnya. Tidak sedikit, foto-foto ‘terbukanya’ beredar di dunia maya.
Kakak dari artis Sarah dan Rahma Azhari ini akan mendampingi bakal Calon Bupati dari partai itu, Heriyanto.
“Kami sudah mengambil dua formulir pendaftaran. Yang satu berkas untuk saya dan satu lagi untuk Ayu Azhari,” kata Heriyanto kepada sejumlah wartawan, Rabu (23/12).
Heri mengungkapkan, dia sudah lama meminang dan bersepakat dengan Ayu untuk maju dalam Pilkada mendatang. Ternyata, Ayu menyambut baik tawaran yang disampaikan oleh Heriyanto dan siap meramaikan dan maju dalam Pilkada 2010.
“Kami sudah siap maju dalam ajang pemilihan ini, dan kami optimis apabila PDIP memilih kami menjadi calon kepala daerah. Dan dipastikan, majunya Ayu Azhari mendampingi saya, kami berdua yakin bisa menyaingi dan memenangi Pemilu Kada ini,” ungkap Heri.
Sampai saat ini, sudah tiga pasangan bakal calon mendaftar ke PDIP. Selain itu, sudah ada enam partai non-parlemen yang siap mengusung calon yang dikeluarkan PDIP. Heriyanto-Ayu Azhari kemungkinan besar menjadi pasangan keempat yang mendaftar ke PDIP Kabupaten Sukabumi.
Desi Novitasari a.k.a Pretty (SSTI) Pamer Paha di Klub Malam
Kisah di layar kaca dengan kehidupan sesungguhnya memang jauh berbeda.
Seperti terlihat pada foto seksi Desi Novitasari. Apabila Anda pernah menyaksikan serial “Suami-Suami Takut Istri”, perempuan kelahiran Jakarta, 8 Desember 1984 ini, terlihat malu-malu, meski parasnya tampak seksi.
Kendati begitu, dalam kesehariannya perempuan yang pernah bekerja di salah satu perusahaan pialang saham ini, tak sama dengan di layar kaca.
“Pretty” begitu ia disapa dalam serial tersebut, memang benar-benar seksi dan begitu menggoda kaum lelaki jika melihat gambar tersebut.
Dengan mengenakan gaun hijau-cokelat berbunga, ia dan teman-temannya tampak asyik menikmati indahnya klub malam.




























